"Berdasarkan keputusan rapat hari ini, kami akan menjadikan wilayah tersebut (Tandikek) sebagai kuburan massal," ujar Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Dede Nuzul Putra, di Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/10/2009).
Menurut Dede, dalam rapat tersebut, pemerintah akan lebih memfokuskan pencarian pada korban yang kemungkinan masih dapat bertahan hidup dalam reruntuhan bangunan atau yang mengalami cedera. "Juga lokasi ini agak sulit dijangkau dan mereka (korban) sudah tertimbun cukup lama selama 3 hari. Jadi tidak ada kemungkinan hidup," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar memberikan pengertian pada keluarga korban,"pungkasnya. (fiq/gah)










































