"Saya tidak tahu pasti (penyebabnya-red), tahu-tahu meledak keras sekali. Saya sampai mau kayak orang budeg," ujar kru pembuat iklan Heri di RSP Pertamina, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2009).
Heri yang selamat dari ledakan itu mengatakan, musibah itu terjadi sebelum syuting sebenarnya dimulai. Balon berisi gas tersebut didorong-dorong oleh puluhan pemeran figuran dari arah Casablanca menuju Tanah Abang melewati Jl Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun belum sampai semua itu terjadi, balon berdiamete 3,5-4 meter itu tiba-tiba meledak.
"Karena didorong gesekan dengan aspal terdapat bunga api. Ada yang bilang kena korek," ungkap Heri soal kemungkinan penyebab terjadinya ledakan.
Panik! Puluhan orang yang mendorong balon tersebut bergelimpangan, sebagian mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.
"Pakde saya cukup parah karena dia yang paling dekat. Luka bakar di tubuhnya," ujarnya.
Karena kejadian ini, syuting yang berlangsung di Jl Sudirman itu batal. Total 23 orang yang terdiri dari kru dan pemeran figuran harus dibawa ke RSP Pertamina dan RSAL Mintohardjo karena mengalami luka bakar. (gah/anw)











































