Menurut salah seorang Tim SAR, saat ini pihaknya nyaris bisa mengangkat mayat yang tertelungkup dengan kepala mencium lutut itu. Korban diduga salah satu peserta seminar yang digelar Departemen Kelautan dan Perikanan.
Mayat ini tertimpa beberapa potong baja. Sekitar 30 menit lalu, baja yang menimpa bagian punggung dan kepala sudah berhasil dibelah dan disingkirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi mayat memang sudah membusuk. Warna jenazah itu sudah menghitam. Jas yang membalut tubuh mayat itu juga sudah tampak lusuh, karena terkena debu.
Saat ini, Tim SAR yang terdiri dari polisi, TNI, relawan PMI, Tim SAR dari asing, dan juga relawan lainnya telah berbaris dari lokasi mayat hingga ambulans. Rencananya, setelah berhasil diangkat, mayat langsung dimasukkan ke ambulans dengan cara estafet dan dibawa ke RS M Djamil untuk diidentifikasi.
Sebenarnya, korban sudah terlihat oleh Tim SAR di bawah reruntuhan pada Jumat (2/10/2009) malam. Mayat berada di reruntuhan gedung di lantai 1, dekat ruang lobi. Diperkirakan usia korban sekitar 40 tahunan.
Namun, baru Sabtu pukul 07.30 WIB, mayat itu dievakuasi. Untuk mengevakuasi mayat pria tersebut, Tim SAR harus berjuang membersihkan puing-puing hotel sebelah kiri terlebih dulu dengan ekskavator.
(asy/nwk)











































