Pasca gempa yang terjadi Rabu 30 September lalu, belum banyak pedagang makanan atau warung yang membuka kiosnya. Kalau pun ada, mereka menjualnya dengan harga jauh dari biasanya. Bahkan tak jarang mencapai dua kali lipatnya.
Harga air mineral merek lokal ukuran gelas misalnya, di jual Rp 1000. Padahal biasanya hanya Rp 500. Untuk air mineral ukuran botol kecil mencapai Rp 5000.
Begitu pula dengan dengan harga makanan siap saji. Harga sebungkus nasi dengan lauk telur rebus Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Harga semangkok bakso juga dijual Rp 15.000. Padahal biasanya tak lebih dari Rp 8.000.
"Soalnya sulit mencari bahan-bahannya. Belum banyak pedagang daging dan sayuran di pasar yang berjualan," ujar seorang pedagang bakso yang berjualan di Jl Proklamasi, Padang, Sabtu (3/10/2009).
Tak hanya harga makanan yang melonjak tajam, harga bensi di pedagang eceran pun melejit. Satu liter bensin bisa dijual Rp 12.000. Padahal dalam kondisi normal hanya sekitar Rp 5.000. Para pedagang bensin eceran itu juga mengaku sulit mendapatkan bensin dagangannya.
(djo/djo)











































