"Mereka ditelan bumi sedalam 30 meter akibat gempa dan longsor," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya kepada detikcom, Sabtu (3/10/2009).
Rustam mengatakan, gempa dahsyat yang melanda Bumi Andalas, Rabu 30 September lalu memang telah meratakan dusun Pulau Aik dengan tanah. Hampir tidak ada bangunan yang utuh di pemukiman tersebut.
"Menara masjid saja sudah tidak kelihatan bekasnya, ditelan bumi," kata Rustam.
Rustam mengatakan, dengan 'tenggelamnya' korban, proses evakuasi sangat sulit dilakukan. Meski begitu, tim pencari korban masih menyisir Pulau Aik.
"Tapi kita tidak mungkin menggali sedalam itu. Keluarga sepertinya harus mengikhlaskannya," ujar Rustam yang hingga kini masih berada di Sumatera Barat itu.
(ken/djo)











































