SBY: Lestarikan Batik Dengan Regenerasi

SBY: Lestarikan Batik Dengan Regenerasi

- detikNews
Jumat, 02 Okt 2009 22:49 WIB
SBY: Lestarikan Batik Dengan Regenerasi
Jakarta - Ada tanggung jawab besar menyusul telah ditetapkannya batik Indonesia sebagai salah satu warisan dunia. Indonesia wajib melestarikan dan terus mengembangkan batik di masa mendatang.

Demikian pesan Presiden SBY dalam sambutan terhadap keputusan resmi UNESCO atas batik Indonesia. Acara berlangsung malam ini di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Jumat (2/20/2009).

"Jangan karena kita malas kembangkan batik lalu tiba-tiba 15 tahun lagi batik berkembang di negara tertentu, kita marah. Jangan," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya pelestarian bukan cuma memelihara keberadaan batik, melainkan juga lakukan regenerasi seniman batik. Menurut presiden regenerasi itu perlu sehingga desain batik yang baru mengikuti pasar dari masa ke masa.

"Saya khawatir bila kita tak pandai lestarikan maka suatu saat akan ditinjau kembali, ini setelah jadi warisan kok nggak dilanjutkan pelestariannya. Jadi pastikan ada regenasi," papar SBY.

Menyusul penetapan UNESCO itu maka kini ada tiga dari 76 warisan budaya dunia nonbenda yang lahir di Indonesia, yakni keris, batik dan wayang. Jumlah ini tentu sangat tidak sebanding dengan kekayaan budaya dan karya bangsa Indonesia.

Karena itu Presiden SBY mendorong agar lebih banyak lagi warisan dan karya budaya bangsa Indonesia yang di daftarkan ke PBB. Sehingga lebih banyak lagi budaya bangsa yang diakui sebagai warisan dunia.

Lebih lanjut Presiden menyatakan dirinya tengah menyiapkan kejutan khusus
terkait tiga budaya Indonesia yang jadi warisan dunia. Untuk itu dirinya tengah bekerjasama dengan seniman batik dari daerah tertentu untuk merancang motif batik yang mencakup keris dan wayang.

"Tunggu tanggal mainnya," kata SBY yang selama lima tahun terakhir kerap berbusana batik dari berbagai daerah.

Peserta acara malam ini adalah wakil penggiat batik dari berbagai unsur. Sementara menteri yang hadir adalah mantan Menbudpar Jero Wacik, Menkominfo M. Nuh selaku Menbudpar ad-interim dan Meneg PP Meutia Hatta.
(lh/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads