Hal ini dikatakan oleh Ketua Steering Committe Munas Partai Golkar, Samsul Muarif ketika menggelar konferensi pers di Hotel Menara Peninsula, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/10/2009).
"Terserah pada Munas nanti, apakah garis partai cenderung mendukung pemerintah, independen, atau menjadi oposisi," ujar Samsul.
Hadir pula dalam konferensi pers anggota SC yang lain, yakni Sumarsono, Rully Chairul Azwar, dan Fatomy Asaary.
Samsul juga menerangkan bahwa kini konsep partai berlambang beringin ini juga berbeda. Jika pada zaman orde baru dulu konsep dan program ketua yang terpilih ditentukan oleh Munas dan ketua tinggal menjalankannya. Kini, ketua terpilih harus menentukan konsep 5 tahun kepemimpinannya sendiri.
Pada Munas nanti, jumlah suara akan mencapai 543. Rinciannya, sebanyak 491 suara dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II, 33 suara dari DPD I, 10 suara dari ormas pendiri dan yang didirikan, serta 1 suara dari DPP.
"Namun bisa saja ada DPD yang dibatalkan hak suaranya, jika kepengurusannya tidak sesuai dengan yang telah diatur oleh DPP," tutur Samsul.
(gun/lrn)










































