"Neraca dukungan terhadap Ical terus meningkat. Evaluasi terakhir kita semalam memastikan minimal 395 DPD sudah ditangan. Bisa jadi akan terus bertambah," papar Agung kepada detikcom, Jumat (2/10/2009).
Menurut Agung, kader-kader Golkar tertarik kepada sosok Ical karena dewasa dalam berpolitik dan satun dalam bersikap. Model kampanye yang tidak mengumbar fitnah dan melakukan kampanye hitam menjadi alasan DPD-DPD mendukung Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung menambahkan, untuk bisa masuk babak kedua, seorang calon harus mengantongi minimal 30 persen dukungan. Dukungan terhadap Ical yang sudah mencapai 395 dari 520 an DPD II merupakan modal besar tersendiri yang menjadikan tim Tripple A menjadi tenang.
"Kami yakin suara dukungan buat Ical itu bisa lebih besar lagi pada saat Munas nanti," ujarnya.
Agung menambahkan, dukungan terhadap Ical tidak hanya berasal dari kalangan DPD I dan II. Kalangan organisasi pendukung Golkar selama ini juga satu barisan di belakang Ical.
"Kemarin siang 10 ormas pendukung Golkar secara bulat dan tegas telah menyatakan dukungannya bagi pencalonan Ical. Ini semakin membuktikan bahwa kami diterima oleh semua kader Golkar," paparnya.
Ke-10 organisasi pendukung Partai Golkar yang sudah menyatakan dukungan kepada Ical adalah tiga ormas pendiri Golkar (Soksi, Kosgoro 1957, dan MKGR), dua organisasi sayap Angkatan Muda Partai Golkar dan Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Selaian itu ada lima ormas yang didirikan Golkar yakni Himpunan Wanita Karya (HWK), Satuan Karya (Satkar) Ulama, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Alhidayah, dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).
(yid/ndr)











































