Seperti dilansir Reuters, Jumat (2/10/2009), Sari (21), mahasiswi STBA Prayoga, berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang menimpa tubuhnya.
Proses penyelamatan Sari disambut tepuk tangan meriah warga yang turut menyaksikan peristiwa dramatis tersebut. Dengan tubuh yang lemas dan penuh debu, serta mata dalam keadaan tertutup, Sari pun segera dibawa ambulans ke rumah sakit terdekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paman Sari mengatakan dia sangat senang saat mengetahui keponakannya berhasil ditemukan oleh tim penyelamat.
Sementara itu, keluarga korban lainnya yang bernama Suci, yang juga terperangkap dalam puing-puing reruntuhan, masih terus menunggu tim penyelamat untuk menyelamatkannya. Suci (25) adalah salah satu pengajar di lembaga bahasa tersebut.
Dalam pos keamanan di depan bangunan lembaga kursus tersebut, terpampang 23 nama korban yang diduga masih terjebak di dalam reruntuhan puing-puing gedung yang roboh akibat gempa dahsyat yang terjadi pada Rabu (30/9/2009) sore.
(nvc/nrl)











































