RS Djamil Sibuk, Pasien Cuci Darah Tak Bisa Rawat Jalan

RS Djamil Sibuk, Pasien Cuci Darah Tak Bisa Rawat Jalan

- detikNews
Jumat, 02 Okt 2009 09:54 WIB
RS Djamil Sibuk, Pasien Cuci Darah Tak Bisa Rawat Jalan
Padang - Akibat kesibukan di RS Djamil, para pasien cuci darah tidak bisa melakukan rawat jalan seperti biasanya. Sejak gempa melanda 2 hari lalu, RS di Kota Padang itu tidak bisa melayani praktek cuci darah.

"Saya sudah 2 hari nggak bisa cuci darah, karena kata pihak rumah sakit tempatnya belum bisa ditempati dan belum steril. Dokternya juga katanya belum ada," kata Rosiati (53), seorang pasien gagal ginjal.

Rosiati datang bersama rekan-rekannya ke RS Djamil, Kota Padang, Jumat (2/10/2009). Menurut Rosiati, ada 28 orang pasien cuci darah yang biasa rawat jalan di RS tersebut.

"Kalau nggak cepat cuci darah saya bisa mati," kata Rosiati dengan tangan bergetar dan mata kuning.

Desmiati (46), rekan Rosmiati sesama pasien cuci darah, mengatakan RS Djamil adalah satu-satunya RS yang melayani praktek cuci darah di Kota Padang.

"Ada lagi di Bukittinggi, tapi jauh tempatnya," ujar Desmiati.

Kota Padang dan Bukittinggi biasa ditempuh sekitar 1,5 jam. Kemarin, jalur yang menghubungkan Kota Padang-Bukittinggi sempat tertutup. Longsor akibat gempa menutup badan jalan Kota Padang-Bukittinggi di Kecamatan Sicincin atau di lokasi Lembah Anai.

(lrn/nrl)


Berita Terkait