"Kita harapkan Senin sudah mulai aktif, kita sudah minta tenda barak ke Mabes TNI. Kegiatan belajar mengajar akan dilakukan di tenda dulu nantinya," ujar Wakil Gubernur Sumatra Barat, Marlis Rahman di kantor Gubernur, Jl Jend Soedirman, Kamis (1/10/2009).
Sekolah darurat tersebut dibuat karena banyak sekolah yang telah rata dengan tanah akibat gempa dahsyat tersebut. Namun Pemprov Sumbar belum bisa memastikan kapan pembangunan gedung sekolah yang roboh akan mulai dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marlis juga mengungkapkan jika saat ini pasokan kebutuhan maupun kebutuhan telah bisa terurai setelah sebelumnya sempat tersendat akibat Jalan Depot Telu kampung tertimbun longsor dan batu besar sudah bisa dilalui. "Stok BBM juga sudah lancar karena dapat pasokan dari Riau," pungkas Marlis.
(her/anw)











































