"Fraksi Partai Gerindra menyetujui saudara Marzuki Alie menjadi Ketua DPR, menyetujui Pramono Anung sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Perjuangan Indonesia," kata Rachel disambut tepuk tangan plus tawa semua anggota dewan.
Hal ini disampaikan Rachel saat membacakan pandangan Fraksi Partai Gerindra tentang pimpinan DPR masa bakti 2009-2014 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang anggota dewan pun mengingatkan ."Yang benar Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, " kata dia sambil celingak-celinguk.
"Oya..." kata Rachel menyahut, disambut ketawa keras seluruh peserta rapat.
Rachel yang tampak cantik ini pun meneruskan pidatonya. "Untuk tugas koordinasi yang efektif, maka pimpinan DPR harus menempatkan loyalitas pimpinan DPR ke DPR bukan ke partai,"Β kata Rachel.
Rachel menekankan loyalitas kepada DPR di atas segalanya. Menurut dia, pimpinan DPR seharusnya tidak mengutamakan kepentingan partai. "Loyalitas kepada partai hilang saat menjadi pimpinan DPR," tegas Rachel.
Dalam rapat Paripurna ini masing-masing fraksi mengajukan pimpinan DPR memaparkan jagoannya. Calon-calon ini kemudian dimintakan persetujuan DPR dalam rapat ini untuk disahkan secara resmi menjadi pimpinan DPR.
Partai Demokrat mengajukan Marzuki Alie menjadi Ketua DPR, Partai Golkar mengajukan Priyo Budi Santoso menjadi Wakil Ketua DPR, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mencalonkan Pramono Anung sebagai Wakil Ketua DPR, Partai Amanat Nasional mencalonkan Marwoto Mitroharjono sebagai Wakil Ketua DPR, dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mencalonkan Anis Matta sebagai Wakil Ketua DPR.
(van/asy)











































