Hingga Kamis (1/10/2009) petang, loket pembelian tiket maskapai Sriwijaya di Bandara Polonia Medan masih dipadati calon penumpang. Kepadatan ini mulai terlihat sejak pagi. Warga perantau dari berbagai daerah di Sumbar itu, rela berdesakan dalam antrean untuk mendapatkan tiket pesawat.
Rusman adalah salah satu perantau asal Kota Padang, rela antre sejak pukul 11.00 WIB di loket Sriwijaya Air. Bahkan ayah dua anak ini mengaku hanya membawa sepasang pakaian dan sejumlah uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengantisipasi lonjakan penumpang, Sriwijaya Air menambah penerbangan (extra flight) dari Medan menuju Padang yang berangkat Kamis malam.
Sementara Kepala Cabang Angkasapura II Bandara Polonia Medan, Endang Sumiarsah mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan ekstra ketat dengan menyiagakan personel TNI dan Polri di sekitar loket untuk mengantisipasi pihak lain memanfaatkan kondisi tersebut. Pengawasan ini dilakukan menyusul merebaknya calo yang menjual tiket hampir dua kali lipat dari harga biasa.
"Dalam situasi sulit seperti ini, bukan tidak mungkin ada calo yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi. Jadi, kita minta bantuan anggota TNI dan Polri untuk mengawasi," tegas Endang.
(rul/anw)











































