Awalnya, pimpinan sidang DPD yang dipimpin Perca Leanpuri membuka sidang pada pukul 19.45 WIB dan menerangkan bahwa sidang akan langsung masuk ke pemilihan tahap I. Tapi sebelum sempat disetujui, muncul protes dari anggota.
"Tolong pimpinan, pemilihan ditunda. Ini hak mereka juga," ujar anggota DPD asal Maluku, Jhon Pieris menginterupsi sidang di rapat paripurna DPD di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, interupsi berikutnya juga ternyata meminta pemnilihan ditunda. "Saya akan walk out kalau pemilihan dlanjuti," ujar anggota DPD asal Sulawesi Tengah.
Beberapa anggota DPD lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Mereka minta pemilihan DPD tidak dilakukan kecuali melibatkan 4 anggota DPD asal Papua.
Anggota DPD asal NTB,Farouk Muhammad memberikan pendapatnya bahwa pemilihan bisa diteruskan saja karena keempat anggota DPD asal Papua itu ikut prosesi pengambilan sumpah anggota DPD tadi pagi. Dan keempatnya juga hadir dalam pelantikan.
Mendapat interupsi itu, pimpinan sidang akhirnya menskors sidang untuk lobi. "Sidang diskors 5 menit," kata Perca.
Setelah diskors, sejumlah anggota DPD tampak berkumpul di meja pimpinan. Mereka berdebat soal lanjut tidaknya pemilihan ketua DPD.
Saat skors dibuka kembali, sidang pun dilanjuti. Pimpinan sidang akhirnya memutuskan pemilihan ketua DPD tetap berlangsung. Saat ini, 128 anggota DPD sedang melakukan voting untuk memilih ketua DPD dari 16 calon yang ada.
(Rez/anw)











































