"Minta bantuan saudara-saudara, paling tidak doa kepada Allah dan membantu semampunya agar upaya pencarian korban yang belum wafat bisa kita laksanakan dengan baik," ujar Presiden SBY saat meninjau reruntuhan gedung lembaga bimbingan belajar GAMA, Padang, Kamis (1/10/2009).
Ketika gempa terjadi (30/9), di dalam bagunan ruko tersebut diperkirakan ada 60 orang yang sebagian besar adalah siswa perserta program bimbingan belajar. Hingga sore ini tim SAR berhasil menemukan 38 korban.
"Semuanya dalam kedaan tewas," papar seorang anggota tim SAR yang bertugas di lokasi kejadian.
Sebelum itu Presiden SBY juga meninjau proses evakuasi di Hotel Ambacang, Padang. Di sana tim SAR baru menemukan 16 jenazah dari 200-an orang yang diperkirakan tertimbun reruntuhan bangunan.
Pada kesempatan tersebut Presiden SBY menegaskan jajaran pemerintah bersama TNI dan Polri berusaha keras selamatkan para korban. Bantuan alat-alat berat dalam waktu dekat tiba di lokasi bencana untuk memudahkan mengangkat puing-puing bantuan.
"Mari kita berdoa supaya saudara-saudara kita yang masih tertimbun reruntuhan bisa kita selamatkan. Kita masih terus mencari dengan alat berat dan lain-lain untuk selamatkan yang mungkin tertimbun reruntuhan," ujarnya.
Usai meninjau dua titik evakuasi korban bencana, Presiden SBY dan rombongan menuju ke kompleks Semen Padang. Selain untuk bermalam, di sana juga digelar rapat koordinasi untuk membahas perkembangan upaya tanggap darurat.
(lh/anw)











































