Sehari sebelumnya, gempa menyebabkan satu-satunya jalur darat dari Terminal Transit Teluk Kabung menuju Kota Padang tertimbun pohon dan batu besar sehingga tidak bisa dilalui. Akibatnya, Pertamina sempat berencana mengalihkan jalur suplai dari Depot Siak dan Dumai di Riau serta dari Depot Jambi di Jambi untuk memenuhi kebutuhan BBM di Sumbar.
Asisten Manager External Relation PT Pertamina Pemasaran Region I, Fitri Erika menyatakan, kendati jalur transportasi sudah terbuka dan kondisi distribusi sudah normal, namun pengerahan mobil tangki yang membawa BBM tetap dilakukan dari Riau, Jambi dan Sumatera Utara (Sumut). Hal itu untuk semakin meningkatkan jumlah ketersediaan stok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Kamis sore, kata Erika, ada delapan unit mobil tangki tambahan yang dikerahkan dari Jambi, Riau dan Depot Sibolga di Sumut, yang dioperasionalkan untuk menjaga ketersediaan BBM di Sumbar. Sementara di Kota Padang, ada sekitar 20 mobil tangki yang terus-menerus menyuplai BBM ke SPBU yang ada di kota tersebut. Tim Pertamina juga terus melakukan upaya untuk membuka SPBU yang masih belum beroperasi.
"Stok BBM di Teluk Kabung dalam jumlah yang aman. Secara terus-menerus Pertamina melayani kebutuhan masyarakat melalui enam SPBU di Padang. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Erika.
Bahkan, ujarnya lagi, ada mobil tangki dengan BBM yang penuh yang stand by di sekitar SPBU, dengan demikian tidak sampai terjadi kekosongan di SPBU. Sementara untuk membantu para korban, Tim Pertamina Peduli segera membuka dua posko untuk mendistribusikan bantuan.
(rul/irw)











































