Wartawan Dilarang Meliput Kedatangan Jenazah Aji

Wartawan Dilarang Meliput Kedatangan Jenazah Aji

- detikNews
Kamis, 01 Okt 2009 17:26 WIB
Wartawan Dilarang Meliput Kedatangan Jenazah Aji
Jakarta - Suasana mencekam meliputi Desa Karangreja, Purbalingga, menjelang kedatangan jenazah Ario Sudarso alias Aji alias Mistam alias Husamudin. Warga melarang wartawan meliput pemakaman pemuda yang tewas dalam penyergapan markas teroris oleh Densus 88 di Mojosongo, Solo.

Sebatang bambu dipasang melintang menutup mulut jalan kecil yang menuju rumah keluarga Aji. Di bagian tengahnya teradapat secarik kertas karton berwarna kuning besar bertuliskan "Tidak Menerima Wartawan dari Media Mana pun".

Puluhan orang pria terlihat duduk-duduk bergerombol di sekitar mulut jalan. Mereka adalah warga yang setuju bila jasad pemuda yang diduga anggota jaringan terorisme itu dimakamkan di pemakaman Kedung Jampang yang terletak di wilayah desanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baik warga maupun pihak keluarga menolak memberi penjelasan tentang pelarangan tersebut. "Sudah ada penjanjian dengan keluarga informasi tentang Ari tidak disebarluaskan ke wartawan. Saya tidak mau dianggap pengkhianat," kata Abdullah, paman Ari.

Sementara itu persiapan pemakaman mulai terlihat. Lima orang pemuda terlihat tengah mendirikan terpal berwarna biru di atas liang lahat tempat Ari yang diperkirakan tiba di rumah duka pada sekitar pukul 20.00 WIB akan dimakamkan.

Kesibukan juga terlihat di Masjid Nurul Huda. Rencananya di sana jenazah Ari disemayamkan sebelum dimakamkan malam ini juga.

(lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads