Diperkirakan setidaknya ada 700 korban luka-luka berat maupun ringan yang kini dirawat pada lima rumah sakit utama di Padang. Yakni RSU M Jamil Jl Perintis Kemerdekaan, Rumkit Reksodiwiryo Jl Dr Wahidin, RSU Selasih Jl Khatib Sulaiman, RSU Restu Ibu Jl Proklamasi, dan RS Islam Siti Rahmah di Jalan Raya By Pass.
Para korban umumnya menderita luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Sebagian besar korban bahkan harus diamputasi untuk menyelamatkan nyawanya.
RSU M Jamil menjadi rumah sakit yang paling banyak menerima korban. Setidaknya ada 500 korban yang dirawat di sini. Karena banyaknya korban dan kapasitas ruang rawat inap yang terbatas.
"Para korban terpaksa diletakkan pada selasar, teras maupun tenda darurat yang dipasang di rumah sakit ini," ujar Agus salah seorang warga yang berada di RSU M Jamil.
Selain masalah kapasitas, rumah sakit juga mengalami masalah dengan obat-obatan. Seperti gips untuk patah tulang maupun stok darah minim, sehingga sebagian pasien tidak dapat memperoleh pertolongan secara cepat.
(rul/rdf)











































