Betapa tidak. Di hadapan ratusan perwakilan DPD, Tommy berbicara soal pupuk, hasil pangan, ikan, sampai ternak sapi. Hal-hal itulah yang diangkat Tommy sebagai program yang ia tawarkan jika terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Penyampaian visi misi dan program itu dilakukan di Crowne Plaza, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (1/10/2009). Saat berbicara tentang bagaimana Golkar harus menjadi partai yang mampu menjadi jembatan bagi rakyat untuk mencapai kesejahteraan, Tommy menyinggung soal pertanian, perikanan, dan peternakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pupuk organik ini lebih banyak keuntungannya. Akan membuat unsur hara tanah lebih baik. Selanjutnya produksi petani akan meningkat," kata Tommy bak pegawai Departemen Pertanian.
Tak hanya pertanian, Tommy juga berbicara soal peternakan, yakni bagaimana Indonesia masih mengimpor daging, terutama daging sapi. Menurut Tommy, hal itu dikarenakan peternak Indonesia masih mengandalkan rumput sebagai pakan ternak, sementara lahan rumput semakin lama semakin habis.
Padahal pakan yang lebih baik adalah pakan jenis konsentrat. Selain tingkat ketersediaannya lebih tinggi, pakan ternak jenis ini juga lebih bagus bagi pertumbuhan sapi. Jika rumput menghasilkan daging 1,5 kg per hari, maka pakan konsentrat menghasilkan 2 kg daging per hari. Selain itu harga konsentrat juga lebih rendah ketimbang rumput.
"Kalau upaya ini dilaksanakan dengan missal Indonesia tidak perlu lagi mengimpor daging sapi dari luar negeri," kata Tommy.
Menurutnya, di sanalah para kader Golkar di daerah harus berperan. Para kader harus mampu menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyebarkan informasi ini dan membantu mereka dalam proses pemasaran hasil pertanian dan peternakan.
"Kalau ini dilakukan, tahun 2014 tidak perlu kita janjikan mereka masuk Golkar akan masuk dengan sendirinya," tegas Tommy.
(sho/yid)











































