Majelis hakim yang diketuai oleh hakim Maryana sempat bertanya kepada Hengky perihal kehadiran penasihat hukum. Direktur PT Istana Sarana Raya tersebut menolak didampingi meski hakim akan menyediakannya.
"Saya masih berpikir untuk tidak menerimanya," ujar Hengky di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (1/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah mempercayakan kepada Tuhan melalui tangan Yang Mulia (Hakim)," elak Hengky.
Agenda sidang kali ini adalah pembacaan dakwaan. Ini juga adalah kali pertama Hengky banyak bicara. Selama menjalani proses penyidikan, Hengky lebih banyak bungkam meski dicecar oleh wartawan.
Tidak tampak keluarga ataupun kerabat yang mendampingi Hengky. Namun petugas keamanan terlihat cukup banyak menjaga ruang sidang.
Hengky pernah menjadi buronan KPK hampir selama 3 tahun. Pelarian akhirnya berhenti di sebuah rumah di kawasan Pondok Indah. Hingga pukul 11.45 WIB, sidang pembacaan dakwaan masih berlangsung.
(mok/irw)











































