"Kami siap menerima. Bahkan kami akan menyiapkan balai
pertemuan kampung untuk persemayaman jenazah, mengingat rumah orangtua Susilo cukup sempit," ujar Katino, Ketua RT 02/XI, Kagokan, Pajang, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2009).
Menurut Katino, warga Kampung Kagokan RT 02/XI, Pajang, Surakarta, tempat orangtua Susilo tinggal, menyatakan keterbukaan jasad Susilo dimakamkan di kampung halamannya. Susilo dinilai bersikap baik terhadap warga. Karenanya, lubang pemakaman untuk jasad Susilo disiapkan oleh warga.
Katino menambahkan, kontra pemakaman Susilo karena ada tekanan dari berbagai pihak. Akibatnya penggali kubur tidak berani meneruskan menggali karena tekanan itu.
"Tekanan semakin gencar, dan tidak ada kepastian kapan jasad Susilo akan dimakamkan. Akhirnya makam itu ditimbun lagi," terang Katino.
Koordinator TPM Achmad Michdan memastikan, jasad Susilo akan dimakamkan di kampung halamannya. "Ya sebagian besar banyak yang setuju dan meminta supaya dimakamkan di situ," kata Michdan.
Menurut Michdan, jasad Susilo akan disemayamkan di sebuah mesjid di sekitar rumahnya jika tiba di Solo Jumat (2/10/2009) menjelang subuh. Sementara untuk kehadiran Ustad Abu Bakar Ba'asyir dalam pemakaman Susilo, belum dapat dipastikan.
"Kalau besok pagi bisa, karena Ustad kalau nggak salah ada acara di Jakarta pada Jumat siang," kata dia.
(mbr/nik)











































