Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (1/10/2009), akses Bukittinggi-Padang benar-benar tak bisa dilalui. Jalan raya menuju Padang terhadang oleh longsoran batu dari tebing akibat gempa dahsyat Rabu (30/9/2009) kemarin.
Kendaraan yang menuju Padang pun harus memutar lewat Maninjau. Biasanya, jalur Bukittinggi-Padang bisa ditempuh 1,5 sampai 2 jam. Namun, bila melewati jalur Maninjau, maka Bukittinggi-Padang ditempuh hingga 4 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertutupnya akses darat menuju Padang mengakibatkan distribusi bantuan terhadap korban gempa di Padang terhambat. Satu-satunya jalur yang paling mungkin adalah lewat udara. Saat ini Bandara Internasional Minangkabau sudah beroperasi dengan normal.
Sementara itu, pantauan detikcom di Bukittinggi, dampak gempa tidak parah. Bangunan-bangunan di kota Bukittinggi masih berdiri kokoh.
(asy/nrl)











































