Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sumut Eddy Syofian menyatakan, pihaknya terus memantau perkembangan bencana alam yang terjadi Sumbar. Jika memang kondisinya dimungkinkan dan disetujui pemerintah pusat, maka Sumut siap menjadi posko penanggulangan bencana seperti ketika tsunami terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
"Ketika tsunami terjadi di NAD, Sumut menjadi posko maju untuk penanganan. Bisa dikatakan, itu adalah model penanganan bencana yang sudah terbukti efektif. Kita belum mengetahui seberapa besar bencana yang terjadi di Sumbar, tapi jika memang diperlukan, Sumut siap kapan saja menjadi posko," kata Eddy Syofian kepada wartawan di Medan, Rabu (30/9/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahulu pada masa Gubernur Sumut Rizal Nurdin, kata Eddy, sebenarnya sudah pernah disampaikan usulan kepada pemerintah pusat untuk membuat semacam sentral penanganan bencana alam bersifat regional. Misalnya untuk Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) sentralnya di Medan atau daerah lain, lengkap dengan alat pendukung transportasi udara. Dengan demikian penanganan atau penyaluran bantuan dapat segera dilakukan tidak harus menunggu dari Jakarta.
"Kita bahkan sudah menyiapkan lahan untuk kepentingan tersebut, namun prosesnya tidak berlanjut. Mengingat banyaknya bencana belakangan ini, rencana itu sudah sepatutnya dipertimbangkan,. Dengan demikian penanganan bencana dapat segera dilakukan," ujar Eddy.
(rul/asy)











































