"Kita memutuskan kondisi darurat selama 2 bulan karena ini cukup berat, persis seperti di Aceh," ujar JK usai rapat terbatas di rumah dinasnya, Jl Ki Mangun Sakoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2009).
Menurut JK, saat ini kondisi di lokasi gempa sangat sulit. Selain banyak bangunan yang hancur, listrik juga padam.
"Ribuan rumah hancur, kondisi gelap listrik mati. Belum bisa dipastikan berapa jumlah korban," terang JK.
(ddt/anw)











































