"Pastinya pelayanan di Samsat terganggu. Ini listriknya byar pet begini," kata Kasubdit Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Teddy Minahasa saat dihubungi wartawan, Rabu (30/9/2009).
Pelayanan di Samsat pun menjadi lambat karena administrasi dilakukan dengan sistem komputerisasi yang memerlukan tenaga listrik. Untuk mengantisipasi antrean wajib pajak, pihak Samsat menggunakan genset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teddy mengaku telah mendapat imbauan dari pihak PLN terkait pemadaman bergilir yang dilakukan di 3 wilayah Jakarta. Teddy berharap, gangguan tersebut dapat segera teratasi.
"Sehingga wajib pajak pun bisa melakukan pembayaran dengan cepat," imbuhnya.
Gangguan serupa terjadi di Samsat Drive Thru yang baru diresmikan pekan lalu. Pelayanan dengan sistem komputerisasi di Samsat Drive Thru terpaksa dihentikan sejenak karena listrik byar pet.
Seorang wajib pajak bernama Suti (29) menggerutu karena harus menunggu hingga listrik menyala. "Saya terpaksa pulang karena lama menunggu sampai listrik nyala, sedangkan saya banyak urusan lain," kata Suti saat ditemui wartawan di Samsat Jaksel.
(mei/anw)











































