"Adapun motif yang dia lakukan adalah karena 14 tahun pernikahan dengan suaminya tidak kunjung mempunyai anak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrsyhnanda Dwi Laksana, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/9/2009).
Memang, Ratna pernah hamil beberapa waktu lalu, namun saat usia baru 7 bulan, tiba-tiba saja kehamilan itu hilang. "Jadi dia tidak ada kaitannya dengan sindikat perdagangan anak," terangnya.
Modus yang dilakukan pun dengan cara mengadakan lomba bayi sehat. Saat itu sudah ada peserta lainnya selain Siti Latifah, orang tua Haikal.
"Pertama mereka ikut di Margo City, kemudian pindah kumpul di ITC Depok. Para orang tua dikasih uang Rp 100 ribu untuk berbelanja," jelas Chryshnanda.
Saat itu ada 3 peserta dengan anak-anaknya dan hanya Siti Latifah saja yang mau menitip anaknya saat diminta berbelanja.
"Saat dititip dan ditinggal belanja itulah Haikal dibawa lari," tutupnya.
Ratna ditangkap pada pukul 08.00 WIB di kediamannya di Jl Wijaya Kusuma 5 Nomor 222, Pancoran Mas, Depok. Penangkapan berawal dari kecurigaan seorang dukun bayi yang diminta membuat akta kelahiran. Sang dukun yang curiga lalu melapor ke Polres Depok.
(ndr/iy)











































