Proses voting dimulai pada pukul 21.10 WIB, Selasa (29/9/2009). Bila saat pembukaan rapat pleno yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Jakarta, ini dinyatakan berlangsung tutup, maka sesi voting juga berlangsung terbuka.
Berdasarkan nomor urut kehadirannya, satu demi satu 92 orang pengurus DPP Golkar dipanggil untuk memberikan suaranya. Pada mereka diberikan kertas warna kuning dan biru muda yang masing-masing untuk menuliskan nama kandidat Wakil Ketua DPR dan Wakil Ketua MPR pilihannya.
Di tengah ruang rapat disediakan dua kotak suara yang masing-masing untuk tempat kartu suara bagi Wakil Ketua DPR dan Wakil Ketua MPR. Di depannya duduk para kandidat pengisi dua posisi politik prestisius yang diperebutkan.
Ada lima politisi Golkar yang memperebutkan posisi Wakil Ketua DPR periode 2009-2014. Mereka adalah Rully Chaerul Aswar, Enggartiasto Lukita, Agus Gumiwan, Priyo Budi Santoso dan Airlangga Hartarto.
Sementara untuk posisi Wakil Ketua MPR 2004-2019, diperebutkan oleh empat orang politisi senior. Mereka adalah Siswono Yudhohusodo, Endang Sarwanhamid, Burhanuddin Napitupulu dan Hajrianto Tohari.
(lh/mad)











































