"Candi Borobudur itu kan besarnya 55 ribu meter kubik. Jadi dalam 2 hari, sampah Jakarta banyaknya sebesar Borobudur. Atau dalam setahun, sampah Jakarta bisa membangun 150 lebih Candi Sampah," kata Pakar Teknologi Lingkungan UI, Firdaus Ali.
Firdaus mengatakan itu dalam diskusi tentang 'Sampah Jakarta' di Gedung Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa, (29/9/2009).
Permasalahan sampah semakin diperburuk dengan 50 persen dari 850 kendaraan sampah di Jakarta tidak berfungsi baik. Selain itu, dari total sampah tersebut, 4 persen menyangkut di drainase sehingga mengakibatkan banjir tiap tahunnya.
"Selain itu, masalah utama yaitu pertumbuhan penduduk yang tak terbendung," tambahnya.
Dari jumlah tersebut, 55 persen sampah bersumber dari sampah organik dan plastik 13 persen. Tak hanya limbah domestik, masalah limbah non domestik menjadi lebih serius seperti limbah jarum suntik, organ tubuh, dan sampah pabrik.
"Harusnya mereka mengontrol dan mengolah limbahnya sendiri. Tapi saya tidak pernah melihat pemerintah melakukan pengawasan," pungkasnya.
(asp/nik)











































