"Bagaimana pun ini merupakan hajatan MPR dan mereka hadir sebagai undangan. Kalau tidak hadir, tidak jadi masalah karena sudah ada konfirmasi mereka tidak hadir," ujar Hidayat, di ruang rapat paripurna Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/9/2009).
Selain Wapres Jusuf Kalla (JK) dan Panglima TNI Djoko Santoso, anggota Kabinet Indonesia Bersatu yang memenuhi undangan MPR adalah Menhan Juwono Sudharsono dan Menkominfo M. Nuh. Sedangkan para pimpinan lembaga tinggi negara sama sekali tidak ada yang menghadiri sidang terakhir anggota MPR sebelum berakhirnya masa jabatannya pada 1 Oktober 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Presiden PKS ini sekali lagi menegaskan tidak mempermasalahkan banyaknya undangan yang tidak hadir apalagi sampai meresa dilecehkan. Maka dari itu dia mewanti-wanti agar situasi demikian tidak lantas jadi bahan politisasi yang berlebihan.
"Saya pikir terlalu jauh bila dipolitisasi. Tidak ada kaitannya Presiden SBY yang sedang ke luar negeri dengan menteri-menteri yang tidak hadir," tandasnya.
Sidang paripurna terakhir MPR 2004-2009 memang terlihat kurang peminat. Jumlah anggota MPR yang hadir tercatat hanya 341 orang dari total 670 orang yang merupakan gabungan antara seluruh anggota DPR dan DPD.
Rabu (30/9/2009) besok rapat dengan agenda serupa akan digelar oleh DPR. Kita tunggu saja apakah situasinya sama dengan siang hari ini.
(lh/iy)











































