"Siapa pun dia, tetep harus melihat integritas orangnya. Kalau orang dalam tapi pernah kena kasus, bahaya juga," kata Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Mochtar saat dihubungi detikcom, Selasa (29/9/2009).
Zainal menjelaskan, penasihat KPK Abdullah Hehamahua merupakan salah satu contoh sosok orang internal KPK yang saat ini patut diapresiasi untuk menjadi Plt Pimpinan KPK. Abdulllah dinilai memiliki integritas yang tinggi untuk menjadi Plt Pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Zainal, publik harus tetap mengawasi kinerja tim. Jangan sampai tim hanya menjadi agen kekuasaan eksekutif semata.
"Tentu jika nama-nama belum keluar belum melegakan kita semua," tandasnya.
Sebelumnya, salah satu anggota tim 5 Adnan Buyung Nasution membocorkan, komposisi 3 orang Plt Pimpinan KPK terdiri dari 1 orang dari dalam dan dua dipastikan dari luar. Namun, Buyung enggan menyebutkan siapa nama-nama yang telah dikumpulkan.
Dari kalangan internal, Abdullah Hehamahua sendiri telah menyatakan siap untuk ditunjuk sebagai Plt Pimpinan KPK. "Berdasarkan pengalaman saya sejak periode lama, masalah yang cukup berat di KPK adalah melting di antara pimpinan, karena mereka berasal dari latar belakang profesi yang berbeda. Kalau Plt berasal dari internal KPK, masalah tersebut tidak akan terjadi," kata Abdullah kemarin.
(ape/nrl)











































