Seperti dilansir dari AFP, Selasa (29/9/2009), Badan Pengawas Nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan Teheran saat ini sedang membangun pabrik pengayaan uranium kedua.
"Versi Shahab-3 dan dua-tahap Sejil, didukung oleh bahan bakar padat, dan ditembakkan," ujar Komandan Angkatan Udara Iran, Salami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahap terakhir manuver rudal balistik berhasil dilakukan pagi ini. Dengan demikian, manuver telah berakhir, dengan segala target kena," katanya.
Jarak jangkuan kedua rudal ini juga cukup tangguh. Iran mengatakan, kedua senjata itu dapat mencapai jangkuan sejauh 2.000 kilometer, atau mencapai sebagian besar negara-negara Arab dan bagian dari Eropa, termasuk Turki.
(fiq/ape)










































