"Kami atas nama keluarga pun terkejut atas penetapan tersangka. Komunikasi selama ini baik-baik," kata adik Bejo, Agung, saat ditemui di Masjid Raya Bogor, Jl Padjajaran, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/9/2009).
Hal yang sama juga disampaikan Paman Kedu, Pursuwito. Menurutnya, Kedu tidak mungkin terlibat jaringan terorisme Noordin M Top. "Saya dan keluarga tidak percaya atas penangkapan Supono," ungkapnya.
Tadi pagi, keluarga bertolak dari Solo untuk menjenguk Bejo dan Kedu di Mako Brimob, Depok. Dari keluarga Pono turut serta istri beserta kedua anak dan saudaranya. Sedangkan dari pihak Bejo turut serta istri beserta anaknya yang baru berumur 1 bulan plus adik kandung Bejo.
Bejo dan Supono ditangkap 16 September di Pasar Gading, Solo. Penangkapan mereka berujung pada penggerebekan rumah kontrakan Hadi Susilo atau Adib di Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, Solo, esok harinya. 4 Tersangka tewas dalam insiden itu termasuk Noordin M Top. (ape/ape)











































