Rhenald Kasali: Pemanggilan Pimpinan Merusak Suasana Kerja KPK

Rhenald Kasali: Pemanggilan Pimpinan Merusak Suasana Kerja KPK

- detikNews
Senin, 28 Sep 2009 20:16 WIB
 Rhenald Kasali: Pemanggilan Pimpinan Merusak Suasana Kerja KPK
Jakarta - Dua pimpinan KPK yang tersisa, M Jasin dan Haryono Umar kembali dipanggil Mabes Polri untuk diperiksa. Secara psikologis, pemanggilan berulang seperti ini akan mempengaruhi mental para pegawai dan merusak suasana kerja di KPK.

"Nanti tanggal 1 Oktober, 2 pimpinan KPK akan dipanggil lagi, gimana nggak stres para pegawai? Suasana kerja pasti terganggu," kata mantan panitia seleksi Pimpinan KPK, Rhenald Kasali di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (28/9/2009).

Pakar ekonomi ini menilai, penurunan kinerja itu mulai terasa akhir-akhir ini. Tapi hal tersebut terjadi bukan akibat kewajaran, melainkan nuansa 'pembunuhan' dari luar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan Rhenald juga sempat mendengar ada wacana pengunduran diri beramai-ramai untuk menunjukkan efek KPK jika tidak ada. "Tapi setelah berdiskusi ke arah sana, untunglah tidak terjadi karena pasti akan menjadi sorotan internasional," jelasnya.

Rhenald menambahkan, KPK memiliki para pegawai yang militan sehingga tidak perlu ada keraguan soal integritas. Namun untuk saat ini diperlukan sebuah dorongan moril yang cukup banyak dari publik agar para pegawai bisa bekerja secara maksimal.

"Pasti ada hambatan, karena biasanya rodanya ada 4 kini hanya ada 2. Tapi kami yakin mereka bisa bekerja dengan baik, bahkan Lebaran pun saya dengar tim penyidik masih bekerja," tutupnya.

Jasin dan Haryono akan diperiksa Polri 1 Oktober. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi dalam dua kasus yang disangkakan kepada dua pimpinan KPK lainnya, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, yaitu kasus penyalahgunaan wewenang dan penyuapan.
(mad/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait