Awalnya, warga Bintara, Bekasi Barat itu ingin berangkat pergi ke kampusnya siang ini. Saat ingin memarkirkan motornya di Stasiun Tebet, ia tertembak oleh seorang pria stres di bagian bokongnya.Β Tak hanya itu seorang juru parkir, Abdul Hamid (44), Warga Tebet Timur Dalam 3 E 3 RT 06/08, juga ikut tertembak di bagian betis kaki kanannya.
"Orang stres. Tapi nggak tahu dapat senapan anginnya dari mana," kata seorang saksi, Seno (32), di TKP kepada wartawan, Senin, (28/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu ada seorang juru parkir datang menanyai kejadian tersebut, tak lama kemudian selang beberapa menit pria yang diduga stres tersebut menembakkan lagi senapan angin yang dibawanya ke arah betis kanan kaki Abdul hingga akhirnya kedua korban mengalami luka tembak.
"Keluar darah. Orangnya kesakitan. Langsung dibawa ke RS," tambahnya.
Keduanyapun langsung dibawa warga ke RSCM. Menurut Indra, ia mengaku hendak ke kampus menggunakan KA sebelum insiden itu terjadi.
"Saat itu saya hendak memarkirkan motor saya dan melanjutkan pergi ke kampus Universitas Indonesia dengan menggunakan kereta. Saat saya hendak melihat tangan saya yang sebelumnya terluka, tiba-tiba saja saya merasakan sakit di bagian pantat saya dan ternyata pantat saya tertembak oleh senapan angin," kisahnya di IGD RSCM.
(asp/gah)











































