Pada puncak arus balik hari Minggu 27 September 2009, jumlah total penumpang yang menggunakan jasa kereta api mencapai 19.477 orang. Sedang untuk hari arus balik hari ini juga diprediksi juga masih cukup tinggi hingga 15 ribu calon penumpang.
"Untuk hari ini kereta tambahan masih kita jalankan seperti Argolawu Lebaran," ujar Kepala Humas PT KA Daops VI Eko Budiyanto kepada wartawan di kantornya, Jl Lempuyangan Yogyakarta, Senin (28/9/2009).
Menurut dia, pada puncak arus balik hari Minggu kemarin sebanyak 19 ribu penumpang sudah kembali ke Jakarta, Bandung dan Surabaya. Saat ini diperkirakan masih ada sekitar 15 ribu penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api.
"Karena itu KA tambahan masih kita jalankan agar semua penumpang bisa terangkut semuanya. Semua KA yang dijalankan dengan rangkaian maksimal," kata Eko.
Dia mengatakan untuk kelas eksekutif, KA Argolawu tambahan untuk hari ini dan hari Selasa (29/9/2009) harga tiket sudah diturunkan dari Rp 400 ribu menjadi Rp 265 ribu. Sampai saat ini masalah keterlambatan kedatangan maupun keberangkatan kereta masih dalam kategori wajar.
"Semua masih dalam kategori wajar, keterlambatan karena padatnya penumpang di setiap stasiun sehingga memerlukan waktu lebih lama. Namun untuk perjalanan relatif lancar," katanya.
Menurut dia, untuk penanganan angkutan lebaran tahun ini lebih baik dibandingkan pada tahun sebelumnya. Tidak banyak kejadian yang menonjol terjadi di wilayah Daop VI.
"Soal calo tiket bisa kita eleminasi. Sedangkan kasus tindakan kriminalitas hanya dijumpai satu kasus pencopetan saja. Tidak ada penumpang yang naik ke loko karena kita melakukan penjagaan ketat di semua stasiun," pungkas dia.
(bgs/rdf)











































