"Semua yang ada di Golkar tentu akan dimasukkan tetapi syaratnya mengakui kepemimpinan tunggal ketua umum terpilih," ungkap pria yang biasa disapa Ical ini usai menghadiri peluncuran buku Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/9/2009).
Ical yang tampak santai dalam balutan kemeja garis-garis lengan pendek ini berujar, jika dalam satu partai tidak mungkin ada dua matahari. Jika mengakui kepemimpinan lain, tentu saja hal itu akan merusak partai.
"Tidak boleh ada dua matahari di partai. Kalau seperti itu merusak," ujar pria yang juga masih menjabat Menko Kesra ini.
Bagaimana dengan kader mudanya?"Tentu perlu diberi kesempatan, tetapi syaratnya seperti tadi," ujar Ical singkat.
Lawan terberat Ical dalam Munas Golkar di Pekanbaru 5-7 Oktober mendatang adalah Surya Paloh. Selain itu, ada nama Yuddy Chrisnandi dan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
(Rez/yid)











































