Pemerintah Filipina menyatakan, pihaknya kesulitan menanggulangi musibah banjir besar yang menggenangi 80% area Manila. Akan tetapi pencarian masih terus dilakukan. Demikian dilansir AFP, Senin (28/9/2009).
"Kita berkonsentrasi pada pemberian pertolongan yang masif. (Tetapi) sistem kelebihan beban. Pemerintah lokal kewalahan," ujar Kepala Badan Koordinasi Bencana Nasional, Anthony Golez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah korban masih terus bertambah. Stasiun radio DZBB memberitakan ditemukan 58 jenazah baru di Marikina. Sementara kepala desa Quezon juga menyatakan pihaknya menemukan 29 jenazah baru dan mendapati 108 warganya hilang. Jumlah ini belum dimasukkan ke perhitungan pihak pemerintah.
(amd/nrl)











































