Kapolda: Pistol Gunawan Berasal dari Rutan Salemba
Kamis, 01 Apr 2004 16:51 WIB
Jakarta - Dari hasil pemeriksaan sementara, senjata yang dibawa Gunawan Santoso, terdakwa pembunuhan bos PT Asaba, berasal dari Rutan Salemba. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanagara, demikian kesimpulan sementara yang diperoleh polisi dari pemeriksaan 20 orang saksi."Untuk sementara senjata dibawa dari rutan, ini menurut keterangan sementara ya," kata Makbul usai memimpin rapat analisis dan evaluasi di jajaran Polda Metro Jaya di Gedung Puskodalops Polda Metro Jaya, Kamis (1/4/2004).Menurut Makbul, polisi masih memiliki dua tugas utama, yaitu mengungkap kepemilikan senjata Baretta kaliber 32 yang dibawa Gunawan, dan mengungkap aktor intelektual di belakang percobaan lari Gunawan. "Pasti dari larinya Gunawan, ada aktor intelektual di belakangnya. Itu yang harus kita ungkap jadi tolong beri kesempatan pada kita," lanjutnya.Dari proyektil peluru yang berhasil dikeluarkan dari pinggang Gunawan, menurut Makbul, dipastikan berasal dari Baretta kaliber 32 yang dibawa Gunawan sendiri. "Masalah penembakan masih simpang siur, tapi kita bisa menyimpulkan bahwa peluru yang bersarang di badan Gunawan berasal dari senjata yang dibawanya," jelas Makbul.Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap orang-orang yang diduga mengetahui skenario percobaan kabur Gunawan. Termasuk di antaranya, dua tersangka dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Sukriswan dan Padmawinata.Mengenai kesimpangsiuran surat pemberitahuan dari Kejaksaan Tinggi untuk melakukan pengawalan terhadap para terdakwa, Makbul enggan berkomentar. "Saya tidak akan bicara polemik," jawabnya singkat.Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Matius Salempang mengatakan, ada sekitar 20 orang saksi yang diperiksa. Termasuk di antaranya, 6 tukang ojek yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).Menurut Salempang, dari keterangan 6 tukang ojek mengatakan mereka mendengar bunyi tembakan di TKP. Salempang menambahkan, setelah Gunawan dibawa ke Klinik Asri Medika, Gunawan kemudian di bawa ke Polres Jakarta Pusat, lalu dibawa ke RS Kramat Jati.
(dit/)











































