Cina Desak AS Hindari Kontak dengan Taiwan
Kamis, 01 Apr 2004 14:01 WIB
Jakarta - Cina mendesak Amerika Serikat untuk menghindari setiap kontak resmi dengan Taiwan. Pemerintah Beijing juga meminta Washington untuk tetap berpegang pada kebijakan "Satu Cina".Demikian dilaporkan kantor berita resmi Cina, Xinhua, seperti dilansir Reuters, Kamis (1/4/2004). Desakan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina Li Zhaoxing kepada Menlu AS Colin Powell dalam pertemuan mereka di Berlin, Jerman."Menggambarkan isu Taiwan sebagai masalah paling sensitif dan penting dalam hubungan Sino-AS, Li mengatakan bahwa AS harus berpegang pada kebijakan Satu Cina dan menentang kemerdekaan Taiwan," demikian Xinhua."Menlu Cina mendesak Amerika Serikat untuk menghindari kontak resmi apapun dengan otoritas Taiwan. Powell mengatakan Amerika Serikat menghargai hubungannya dengan Cina dan bersedia melakukan upaya bersama dengan Cina demi pembangunan berkelanjutan hubungan bilateral," demikian Xinhua.Menurut Xinhua, Powell menuturkan bahwa Washington akan "terus-menerus mempertahankan kebijakan satu Cina."Sementara itu, Pentagon hari ini mengumumkan rencananya untuk menjual peralatan radar jarak jauh kepada Taiwan yang nilainya mencapai US$ 1,78 miliar. Penjualan senjata ini sudah pasti akan memancing kemarahan Cina, yang menganggap Taiwan sebagai provinsi yang membangkang sejak berakhirnya perang sipil Cina pada tahun 1949 silam. AS sendiri merupakan pemasok senjata utama Taiwan, sekaligus mitra dagang dan sekutu terbesar.
(ita/)











































