"Bagi kami yang penting nanti yang dipilih Tim 5 adalah orang-orang yang justru mengembalikan wibawa KPK. Orang yang sudah mengetahui roh pemberantasan korupsi di KPK, bukan orang luar yang baru dan tidak tahu apa-apa," kata jubir KPK Johan Budi saat dihubungi detikcom, Senin (28/9/2009).
Jika ternyata Plt pimpinan KPK itu tidak seperti yang diharapkan, lengkap sudah upaya pelemahan KPK. "Saya kira kalau orang yang belum tahu yang dipilih, semakin lengkap upaya pelemahan dan pengerdilan KPK," lanjutnya.
Adanya isu mantan pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas dan Tumpak Hatorangan Panggabean yang dicalonkan jadi Plt, Johan mengaku keduanya lebih cocok. "Secara pribadi, menurut saya mereka (Erry dan Tumpak) lebih cocok," aku Johan.
Alasannya, Erry dan Tumpak berpengalaman dalam menjalankan tugas dan kewenangan KPK. "Dan mereka yang meletakkan dan membangun sistem dan tahu tentang roh pemberantasan korupsi," ungkapnya.
Meski demikian, Johan belum mengetahui nama-nama yang digodok Tim Lima. "Saya belum dengar, ada yang bilang mantan pimpinan KPK lama, orang KPK dalam (deputi), ada juga yang bilang mantan-mantan pejabat," tuturnya.
(mei/nrl)











































