Obsesi SBY, Soekarno, dan John F Kennedy

Laporan Dari Boston

Obsesi SBY, Soekarno, dan John F Kennedy

- detikNews
Senin, 28 Sep 2009 06:45 WIB
Obsesi SBY, Soekarno, dan John F Kennedy
Boston - Awan gelap praktis menggantung di atas langit Boston, Amerikat Serikat, sejak pagi hari. Hujan rintik-rintik pun tak kunjung reda. Namun, cuaca yang kurang bersahabat itu tak menghalangi niat Presiden SBY mengunjungi John F Kennedy (JFK) Presidential Library and Museum.

SBY memasuki gedung perpustakaan JFK tepat pada pukul 14.00 waktu setempat, Minggu (27/9/2009) atau senin (28/9/2009) pukul 01.00 dini hari waktu Jakarta. SBY, disertai Ibu Ani Yudhoyono, Seskap Sudi Silalahi, dan Menteri Perdagangan, Mari Pangestu. Memasuki perpustakaan dan museum yang megah dan berada dalam areal yang luas itu, SBY terlihat sangat antusias.

Perpusatakaan dan Museum JFK yang didirikan 20 Oktober 1979 didedikasikan untuk mengenang Presiden AS ke-35 itu. Lokasinya berada di area 10 hektar, menghadap ke laut yang indah dan dikitari taman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menonton film pendek yang mengisahkan perjalanan hidup mantan presiden AS yang tewas tertembak itu, SBY pun mendapatkan kado khusus dari pejabat John F Kennedy (JFK) Presidential Library and Museum. Hadiah khusus itu berupa foto-foto dan replika surat menyurat antara Presiden Indonesia Soekarno dengan Presiden John F Kennedy.

"Ini adalah surat menyurat antara Presiden Soekarno dengan Presiden John F Kennedy," kata SBY.

Surat menyurat Soekarno dengan JFK itu adalah salah satu bukti bahwa sebagai sebuah museum, Perpusatakaan dan Museum JFK sangat lengkap menyimpan berbagai peninggalan JFK semasa hidupnya. Benda-benda bersejarah itu, aslinya pun tersimpan dan terawat dengan bagus.

Sebagai sebuah perpustakaan pun, jumlah bukunya sangat luar biasa. Buku koleksi JFK yang jumlahnya ribuan terawat dengan bagus dan boleh dimanfaatkan oleh publik. Perihal perpustakaan itulah yang nampaknya juga menjadi obsesi tersendiri bagi Presiden SBY.

Apa obsesinya? "Kalau pensiun nanti, saya tidak ingin mengganggu presiden yang menggantikan saya. Saya ingin mendirikan dan mengurus perpustakaan," kata SBY. Keinginan SBY ini diungkapkan di atas pesawat kepresiden Garuda Airbus A 330-300, dalam perjalanan menuju Pittsburgh, Amerika Serikat pada 23 September 2009 lalu.

Koleksi buku pribadi SBY saat ini jumlahnya memang sudah ribuan. Bahkan banyak buku langka yang sudah dikoleksinya. Hobi membaca memang selalu membawa SBY melangkah ke toko buku. Sebelum mengunjungi Perpustakaan dan Museum JFK misalkan, SBY menyempatkan berbelanja buku di Toko buku The Coop Harvard-MIT.

Mengunjungi Perpustakaan dan Museum JFK, nampaknya bakal memberi inspirasi tersendiri untuk menghadirkan obsesi SBY akan lahirnya sebuah perpustakaan yang berguna bagi banyak orang. Tapi, apakah mesti menunggu pensiun?
(bdi/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads