"Kan semuanya terjadi di Bogor, jadi biar lebih gampang," terang tetangga almarhum, Teguh, di RS PMI Bogor, Minggu (27/9/2009).
Otopsi dilakukan sejak pukul 14.00 WIB. Selain keluarga dan pihak sekolah, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Santoso terlihat hadir. Belum diketahui apakah akan dilakukan penyelidikan terkait kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semasa hidup, Wisnu dikenal para tetangga sebagai pribadi yang bergaul dan tidak sombong. Namun malang, ajal menjemputnya lebih dahulu. Dia diantarkan pihak sekolah ke RS Cipta Insani Parung pukul 03.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.
Di tubuh Wisnu, warga Depok, ditemukan luka lebam di leher dan paha. Belum bisa dipastikan apakah dia tewas karena dianiaya. Wisnu saat ini tengah menjalani ospek di STSN.
(ndr/nrl)










































