Pantauan detikcom di lokasi kebakaran di Jl Rawabebek, Rt 05 RW 12, Tanah Merah, Penjaringan, Jakarta Utara, satu orang warga mengalami luka di bagian kepala. Warga bernama Makmun itu semula berusaha memadamkan api dari atas genteng.
Namun apa daya, atap genteng tak mampu menahan tubuhnya sehingga genteng melorot dan jatuhlah Makmun ke atas tanah. Kepala Makmun (35) pun berdarah. Warga yang sibuk menyelamatkan barang dan memadamkan api segera menggotong Makmun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu armada pemadam yang bisa menembus kepadatan, sedang mengisi air di kali di Penjaringan.
Akses menuju TKP memang sulit. Jalan sangat sempit. Bahkan motor juga sulit masuk. Itu karena jalanan dipenuhi harta benda korban kebakaran. Ada tas, tivi, radio, lemari, filing cabinet, dan kulkas, di pinggir jalan.
Seorang pria berbadan kecil menggotong sendirian televisi 29 inchi. Seorang ibu tampak menenteng magic jar di tangan kanan, tas di tangan kiri dan menggendong satu galon air mineral.
Banyak armada pemadam yang akhirnya nangkring di atas jalan tol Ancol, memantau kebakaran dari atas.
Menurut warga, kebakaran bermula di dekat rusun Melati di RW 12. "Saat ini listrik telah dipadamkan," ujar seorang warga. Jumlah rumah yang terbakar diduga mencapai ratusan karena TKP merupakan perumahan padat, dan biasanya tak ada jarak antara satu rumah dengan rumah satunya. Ditunjang dengan angin yang cukup kencang, api dengan mudah merembet ke segala arah. Hingga pukul 14.40 WIB, warga masih berjibaku menjinakkan si jago merah.
(her/nrl)











































