"Pak Antasari diminta membuat testimoni, jadi dibuat atas permintaan polisi pada 16 Juni, bukan 16 Mei seperti yang ditulis di testimoni itu," jelas pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, di Jakarta, Minggu (27/9/2009).
Testimoni itu pun, lanjut Ari, dibuat setelah polisi menemukan pembicaraan rekaman di laptop milik Antasari. "Pada 11 Juni polisi baru mendapatkan laptop itu, kemudian diminta membuat testimoni untuk penegasan, alasannya untuk administrasi," jelas Ari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa motif Antasari memenuhi keinginan polisi itu? "Tidak ada keuntungan, Anda tahu bagaimana kondisi dalam tahanan," tutupnya.
(ndr/gah)










































