Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, diduga korsleting listrik bermula di kios milik Agus di sisi barat. Kemudian api menjalar dan merembet ke arah timur dan utara dan langsung menghanguskan ratusan kios.
Salah satu pemilik kios, H Wolita mengaku rugi Rp 300 juta, karena seluruh barang dagangannya ludes terbakar. Wolita yang menjual pakaian batik dan sandal ini mengaku baru berbelanja untuk memenuhi tokonya pertengahan Ramadan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakaknya, H Tohar, mengaku merugi hingga Rp 1 miliar. Kerugian ini termasuk modal yang tersisa di dalam kios lebih kurang Rp 45 juta.
"Saya diberitahu oleh tetangga. kebetulan rumah saya sekitar 1 km dari lokasi. Pas sampai kios saya sudah terbakar," jelas Wolita.
Hingga pukul 23.00 WIB, pemadaman masih dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dari Sleman, Klaten dan kota Yogyakarta. Aparat dari Polres Klaten masih meminta keterangan beberapa saksi untuk menyelidiki peristiwa ini.
(rdf/rdf)











































