"Masih belum normal, masih terasa arus mudik. Diperkirakan sekitar 5 ribuan," kata Kepala Stasiun Pasar Senen, Barosad kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, (26/9/2009).
Nampak ratusan masyarakat yang hendak mudik masih memenuhi koridor peron 1, ruang tunggu ataupun selasar gedung. Mereka juga memenuhi KA Matarmaja jurusan Senen-Malang dua jam sebelum diberangkatkan pada pukul 14.00 WIB. "Reguler kami berangkatkan 17 rangkaian KA. Meski masih banyak, tapi tak ada penambahan KA," tambahnya.
Para pemudik ini mengaku baru bisa pulang ke kampung halaman karena menghindari kemacetan lalu lintas. Kemacetan yang terjadi disepanjang jalur jelang lebaran membikin beberapa masyarakat memilih berganti hari.
"Kakak saya mudik jelang lebaran naik bus. Masa Jakarta-Wonosobo 4 hari. Ya saya mending pulang sekarang. Kemarin kalau memaksakan naik KA juga gak kuat," kisah Tri (18) PRT di daerah Kemayoran.
Adapun arus balik, Stasiun Senen terus dibanjiri pemudik. Hampir setiap jamnya, tampak ribuan masyarakat turun di stasiun tersebut. Mereka mengejar balik hari Sabtu karena lusa sudah kembali bekerja. "Biar besok bisa istirahat," ujar Fitria (29) warga Jombang yang tinggal di Kedoya, Jakarta Barat.
(asp/gah)











































