"Kira-kira minggu depan," ujar kuasa hukum keluarga Susilo, Anies Prijo Ansharie, kepada detikcom, Sabtu (26/9/2009).
Menurut Anies, jenazah belum bisa dibawa pulang keluarga karena proses identifikasi yang dilakukan polisi belum selesai. Keluarga hingga kini masih menunggu telepon dari polisi untuk memberi kabar pengambilan jenazah pria yang akan dimakamkan di Solo ini.
"Kalau (sudah) diberitahukan, (kita) bisa ambil ke sana," tuturnya.
Susilo tewas dalam penggerebekan kelompok teroris oleh Densus 88 di Solo, 17 September lalu. Selain Susilo, gembong teroris Noordin M Top ikut tewas bersama dengan pengikutnya Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Aji.
(nik/gah)











































