"Saya tidak pernah menerima apa pun," kata Bibit saat dihubungi wartawan, Jumat (25/9/2009).
Bekas Kapolda Kalimantan Timur ini mengaku pernah ditanyakan pihak kepolisian terkait kasus penyuapan ini. Namun, ia secara tegas membantah dan tidak pernah menerima sepeser pun dari orang-orang yang disebutkan polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) menegaskan, ada perkara suap dalam kasus yang menimpa Bibit dan Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah. Chandra dikaitkan dengan penerbitan surat cekal bagi Anggoro sedangkan Bibit terkait pencabutan cekal bagi buronan Joko Tjandra.
(mad/irw)











































