MUI Solo Gelar Tabligh Anti-Terorisme

MUI Solo Gelar Tabligh Anti-Terorisme

- detikNews
Jumat, 25 Sep 2009 18:09 WIB
MUI Solo Gelar Tabligh Anti-Terorisme
Solo - MUI Kota Surakarta bekerjasama dengan kepolisian mengelar tabligh menolak terorisme. Dalam acara tersebut ditegaskan bahwa terorisme tidak bisa dikaitkan dengan Islam.

Pimpinan Pesantren Al-Mukmin Ngruki tampil sebagai salah satu mubaligh. Sedangkan Abu Bakar Ba'asyir tidak terlihat hadir.

Selain ratusan hadirin, acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh di Solo. Tampak hadir di ataranya Walikota Surakarta Joko Widodo, Kapolwil Surakarta Kombes Pol Ery Subagyo, Kapoltabes Surakarta Joko Irwanto, para anggota DPRD dan lain-lain.

Tampil sebagai mubaligh adalah tokoh Mega Bintang Mudrick M Sangidoe, Pengasuh Pesantren Al-Mukmin Ngruki Ustadz Wahyuddin, dn Ketua Umum Majelis Tafsir Al-Qur'an Ustadz Achmad Sukina.

Wahyuddin mengatakan, sesuai Islam ada lima hal terlarang dilakukan seseorang terhadap sesama manusia, karena lima hal tersebut adalah hak kemanusiaan yang melekat pada setiap manusia.

Lima hal tersebut adalah dilarang memaksakan keyakinan agama kepada orang lain, dilarang menghilangkan nyawa orang lain, dilarang menyakiti fisik orang lain, dilarang mengganggu harta orang lain sekecil apapun, dan dilarang merendahkan harga diri orang lain.

Sedangkan Sukina mengatakan terorisme adalah cara orang meraih tujuan dengan kekerasan. Dengan demikian maka dari pengertian itu saja maka terorisme tidak bisa dikaitkan dengan Islam karena Islam melarang umatnya melakukan kekerasan
untuk mencapai cita-cita.

Dalam acara tersebut, panitia juga mengundang Abu Bakar Ba'asyir untuk hadir. Namun hingga ketiga pembicara tampil, Ba'asyir tidak datang ke acara tersebut.
(mbr/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads