Ibu dan kakak Susilo datang sekitar pukul 14.30 WIB didampingi pengacaranya. Mereka bertiga langsung masuk ke ruang ante mortem RS Sukanto untuk memastikan bahwa jenazah orang yang ditembak mati di Solo pada 17 September adalah Susilo.
"Keluarga Susilo datang untuk melihat Munawaroh karena dirawat di sini," ujar pengacara keluarga Susilo, Anis Priyo Ashari, memperkenalkan kliennya sebelum masuk ke ruang ante mortem RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (25/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Namun hingga kini ketiganya masih berada di ruang ante mortem dan belum menuju ruang tempat Munawaroh dirawat.
Putri Munawaroh telah ditetapkan menjadi tersangka terorisme oleh Mabes Polri. Perempuan yang tengah mengandung lima bulan ini dikenai pasal 6, 9, 13, dan 15 Undang-Undang No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Istri Susilo itu diduga menyembunyikan Noordin M Top dan Urwah serta mengetahui adanya senjata api, amunisi, dan bahan peledak ilegal di rumahnya. Munawaroh dirawat di RS Polri Soekanto setelah tertembak dalam penggerebekan 17 September lalu. (her/nrl)











































